Thursday, August 31, 2017

Portfolio Bintang Keluarga Day #9

Saat menulis ini saya dalam perjalanan mudik, hampir 9 jam perjalanan tapi belum sampai juga. Padahal cuma ke Tasik. Aisha sudah muntah di tengah perjalanan dan barusan a Afnan juga muntah :'(

Oke, saatnya menulis laporan. Setelah Aisha, saya ingin mengamati minat a Hamzah dan a Afnan terhadap seni. Berhubung dalam diri umminya mengalir darah seni, senang menggambar, dan beberapa kali juara lomba mewarnai saat kecil jadi ummi ingin mengetahui apa bakat itu menurun ke anak-anak.

"Aa, mewarnai yuuk.." ajak ummi saat a Hamzah masih asik main mobil-mobilan bersama Afnan.

Tapi a Hamzah malah menyodorkan sebuah buku. "Mi, bacain..."

Sejak ummi sampai rumah ia memang sudah ngintilin minta dibacakan buku. Tapi karena Aisha rewel ummi bilang nanti setelah Aisha bobo. Maka ia menunggu sambil main mobil-mobilan bersama a Afnan. Namun, rupanya ia masih ingat keinginannya meski ummi mengalihkan dengan tawaran yang lain.

"Mi, bacain..." katanya lagi.

"Tapi habis ini mewarnai ya..." bujuk ummi.

Ia mengangguk. Ummi pun mulai membacakan buku seri kalimat thoyyibah : I can say InsyaAllah.

Seperti biasa ummi membacakan buku seperti mendongeng. Jadi a Afnan dan Aisha juga tertarik menyimak. Selesai satu buku ummi mengajak a hamzah mewarnai.

"Bacain yang ini juga mi..." ujar a Hamzah sambil berlari ke rak buku, mengambil sebuah buku, dan menyerahkannya ke ummi.

Hmm..tampaknya ummi mesti menyerah merayunya mewarnai. Ummi ingat cerita teh Kiki Barkiah saat salah satu anaknya diminta belajar sesuai jadwal home schooling-nya namun malah menginginkan kegiatan yang lain. Di sini teh Kiki memberi inspirasi bahwa tugas orang tua adalah memfasilitasi minat anak untuk belajar. Itulah prinsip home education. Memfasilitasi bakat dan minat anak dan mengarahkannya kepada kebaikan.

Kapan saat terbaik anak-anak untuk belajar dan mengasah bakat dan minatnya? Yakni saat anak itu enjoy melakukannya. Saat anak sedang enjoy terhadap sesuatu, fasilitasi ia, jadikan itu kegiatan untuk mengasah bakat dan minatnya. Saat ia enjoy dalam belajar maka ilmu lebih mudah masuk dan dipahami anak. Maka orangtua sejatinya tidak boleh memaksakan anak belajar sesuatu jika ia tidak menginginkan atau menikmatinya.

Nanti jika usianya sudah 7 tahun dan waktunya mengenal pembebanan/tanggung jawab. Maka orang tua bisa mengajarkan soal tanggung jawab terhadap jadwal/tugas/PRnya. Namun tetap mengusahakan membuat suasana yang nyaman dan kondusif agar anak enjoy menjalani kewajibannya.

Saat ini a Hamzah masih berusia 6 tahun 2 bulan. Jadi ummi tidak ingin memaksakannya mewarnai. Apalagi itu bukan kewajibannya.

Ummi pun menurutinya membacakan buku kedua. Selesai buku kedua, ia kembali mengambil buku. Ummi terus membacakannya hingga buku kelima barulah ia berhenti karena mengantuk.

Ya, malam ini ummi mengulang pelajaran yang telah lalu bahwa a Hamzah sedang enjoy membaca buku. Ia sangat berminat pada buku. Lainkali mungkin ummi akan coba menawarinya menggambar lagi. Karena sejak ada pelajaran mewarnai di sekolahnya, a Hamzah terlihat senang mewarnai. Sampai ummi harus membelikan banyak buku mewarnai.

Namun, sepertinya minat anak seusia a Hamzah masih berubah-ubah. Tampaknya saat ini ia sedang bosan mewarnai. Mari kita coba lagi lain kali :)


Tasikmalaya,

Malam Idul Adha



#BintangKeluarga


No comments:

Post a Comment