Bismillahirrohmaanirrohimm...
Kaget sekaligus excited waktu kami mendapat info kelanjutan Kuliah IIP ternyata dimulai September ini. Rasanya baru saja kemarin lulus Kelas Bunda Cekatan (Buncek). Memang istirahat itu tidak boleh terlalu lama, supaya misi yang dibuat saat Kelas Buncek bisa terus berjalan.
Sudah menjadi karakteristik Ibu Septi menjadikan perkuliahan ini menyenangkan seperti bermain game. Kali ini game-nya sungguh out of box, sama sekali tidak terpikirkan sebelumnya bahwa kami akan bermain mini craft, lebih tepatnya city craft. Kami benar-benar akan membangun kota virtual yang belum pernah ada sebelumnya. Kotanya para perempuan, dari dan untuk perempuan. Kota impian ini bernama Hexagon City, kota yang sangat produktif dengan warga yang kreatif dan penuh solutif. Ibu Septi berperan sebagai founding mothers didampingi tim Formula yang membuat konsep dan playbook, sedangkan kami sebagai warga kota yang disebut Hexagonia. Seru, kan?
Kami benar-benar akan membangun kota impian yang dipimpin seorang walikota dibantu gubernur bank kota untuk mengatur keuangan kota. Untuk itu kami diberikan modal sepetak tanah berbentuk hexagon yang bebas didesain untuk tempat tinggal kami. Dan inilah tugas pertama minggu ini, membuat Hexa House.
Saya senang sekali dengan tugas pertama ini karena dulu sempat bercita-cita jadi arsitek dan desainer interior. Dulu saya juga senang bermain game The Sims yang bisa bikin dan desain rumah sendiri. Saya juga pernah mencoba aplikasi desain gratisan 3D tapi karena masih bingung baru sekedar mengamati fitur-fiturnya. Kami juga mendapat info bahwa tim formula membuat contoh Hexa House menggunakan aplikasi Home-by-me. Teman-teman di grup Bunda Produktif ada yang menggunakan Canva, Desain 5d, Power Point, dll. Akhirnya saya mencoba menggunakan aplikasi Home-by-me karena pilihan furniturnya lebih beragam dan up-to-date seperti IK*A. Namun karena baru belajar instan ternyata cukup sulit membuat bentuk Hexa yang presisi, setelah mencicil 3 hari akhirnya jadi seperti gambar di bawah ini.

Karena keburu
deadline saya tidak sempat
rendering bentuk 3D nya, ini pun hanya
screen shoot bentuk 2D jadinya sungguh tidak rapi padahal 3Dnya cukup cantik. Akhirnya setelah setor jurnal saya buat lagi di canva seperti di bawah ini.
Lebih rapi bentuk hexa-nya dan terlihat jelas bagaimana desain rumah impian saya. Berikut saya jelaskan pembagian ruangnya.
Selamat datang di Hexa "Zhafira" House!
Memasuki rumah ini, kita akan disambut dengan pintu gerbang hitam dengan alas batu alam dan kanopi dengan tanaman merambat yang menyegarkan mata.
Sebelum masuk rumah, yuk kita tengok taman minimalis di sebelah kanan. Sederhana saja, ada cemara, bonsai, dan rerumputan.
Jangan buru-buru masuk, tengok dulu zhaquaponik di sebelah kiri, instalasi wall aquaponik dengan kolam semi alami. Kalau siang panas, adem banget mandangin zhaquaponik. Saat sayurannya sudah siap panen, kamu boleh bawa pulang buat oleh-oleh.
Sebelum masuk, yuk istirahat di teras dulu sambil mandangin kolam ikan di luar. Ada tanaman gantung dan pot bunga-bungaan di sini. Teras ini juga berfungsi untuk tamu yang mampir sebentar atau tamu yang lebih suka ngobrol di ruang terbuka.
Assalamu'alaykuumm silakan masuk. Yuk kita ngobrol cantik di sofa tosca yang empuk ini. Desain scandinavia dengan warna natural dan elemen kayu akan mendominasi rumah ini. Semoga nyaman ya!
Di sebelah kiri ruang tamu dengan jendela menghadap zhaquaponik ada ruang keluarga yang multifungsi dengan sofa bed, TV, dan meja kerja. Saat santai kita bisa nonton TV bersama keluarga di sini, bisa juga disambi WFH, dan saat tamu ingin menginap bisa dijadikan kamar tidur tamu.
Azan Zuhur sudah terdengar, yuk siap-siap sholat Zuhur di Mushola multifungsi ini. Mushola yang cukup luas dilengkapi rak buku dinding yang bisa dijadikan tempat mengaji dan ruang baca keluarga.
Sebelum solat kita bisa wudhu di kamar mandi tepat di sebelah Mushola. Konsep minimalis dengan dominan warna putih dan coklat dengan elemen kayu. Karena letaknya di luar kamar tidur, kamar mandi ini bisa dijangkau tamu dari ruang tamu dan ruang keluarga, dipakai anak-anak dari kamarnya di seberang dapur, dan dipakai pengguna dari kolam renang di halaman belakang rumah.
Di sebelah kamar mandi luar, ada ruang cuci yang menghadap raise bed garden di halaman belakang. Jemur pakaiannya bisa sambil ngawasin tanaman di kebun siapa tau sudah ada yang bisa dipanen.
Sudah waktunya makan siang! Yuk berkumpul di ruang makan di tengah rumah. Furnitur desain scandinavian dengan ciri khas kaki kayu dengan ujung menyempit. Warna putih dan coklat natural mendominasi ditambah anggrek putih yang membuat meja makan tampak manis meski minimalis.
Tunggu sebentar ya, kami akan siapkan makanan di dapur tepat di belakang ruang makan menghadap kolam renang di halaman belakang. Biar yang renang kalau kelaparan bisa langsung ambil makanan di dapur juga memudahkan mengambil bahan makanan saat ingin pesta BBQ di pinggir kolam.
Dan inilah, kamar tidur utama dengan jendela besar menghadap taman minimalis. So quite and peacefull dengan dominan warna abu, putih, dan biru muda.
Di dalam kamar tidur utama ada kamar mandi dengan standing bath tub dan taman indoor. Seger banget mandi di sini.
Semua pakaian, tas, dan sepatu tersimpan rapi di walking closet ini. Banyak lemari gantung memudahkan menyimpan pakaian agar tidak kusut.
Di belakang kamar tidur utama ada kamar anak perempuan dan laki-laki dengan connecting door. Karena masih kecil-kecil jadi bisa pakai tempat tidur tingkat. Jendela kamar ini menghadap taman bermain di halaman belakang yang menyambut anak-anak begitu bangun tidur setiap pagi.
Ini dia taman bermain multifungsi di halaman belakang dengan perosotan, ayunan, dan peralatan outdoor fitness. Di sini pusat aktivitas outdoor yang akan menguras energi dan menyehatkan keluarga.
Di antara taman bermain dan raise bed garden ada kolam renang dilengkapi kanopi dan tempat BBQ. Konsep alami dengan taman dan bentuk kolam semi natural.
Dan inilah raise bed garden tempat kami menanam dan memanen makanan kami sendiri. Sayuran organik segar tersedia dari aquaponik dan kebun ini. Dua kebun ini menandakan bahwa kami concern dalam ketahanan pangan keluarga atau sustainable living yang menjadi kelas passion pilihan saya di Kelas Bunda Produktif.
MasyaAllah tabarakallah, demikian home tour rumah impian Hexa "Zhafira" House. Alhamdulillah biidznillah rumah impian sedang on progress saat ini dalam konsep yang lebih minimalis. Hampir semua elemen sudah ada, hanya saja rumah kami tidak memiliki pintu gerbang sendiri karena hanya ada satu pintu gerbang cluster, kolam renangnya tidak di halaman belakang melainkan di dalam cluster kami, dan kami belum memiliki peralatan taman bermain/fitness outdoor. Mohon doanya agar kami bisa menjaga amanah dan membuatnya berkah. Allohumma aamiin...
*Seperti konsep aquaponik pada postingan sebelumnya, detil rumah impian saya tuliskan di blog untuk menjadi panduan dalam proyek mendesain rumah kami