Tuesday, July 7, 2020

JURNAL KUPU-KUPU #7

Bismillahirrohmaaniirrohiim...

Seumur-umur saya belum pernah bikin surat cinta untuk siapapun. Untuk calon suami atau bahkan setelah jadi suamipun tidak. Baru di IIP saya mengenal bagaimana mengalirkan rasa bahkan mendapat tugas membuat surat cinta. Pada kuliah Buncek kali ini surat cinta khusus untuk mentor. MasyaAllah... saya pikir tugas ke-7 ini sungguh menantang sekali. Selain saya belajar mengungkapkan isi hati sejujurnya to the point melalui tulisan saya juga merefleksikan perasaan saya sampai jurnal ke-7 ini dengan mewarnai sebuah gambar kupu-kupu. Dan tidak lupa setelah merayakan kegagalan kemarin kini saya bersama mentor merayakan kemajuan kami, sekecil apapun itu.

Ahad pagi, mentor saya sudah mengirimkan surat cintanya. Hati saya berbunga-bunga dan terharu. Begini ya rasanya dapat surat cinta. 





Tentu saja rasanya ingin segera mengungkapkan dan membalasnya. Namun sayang niat itu kembali menyentuh deadline juga. Minggu ini tiba-tiba keluarga saya terserang flu semua, dimulai dari suami yang mulai WFO tiap hari memasuki minggu kedua. Dan puncaknya saat anak ke-4 tidak hanya meler tapi juga demam dan tentu saja rewel. Saya jadi tak bisa konsentrasi baik garap kerjaan kantor di rumah maupun menuliskan draft surat cinta yang rasanya sudah meluap-luap. Sampai deadline ini pun saya mencuri waktu dia yang terus mencari saya. Alhamdulillah akhirnya saya bisa membalas surat cintanya.


Dari surat cinta kami, kami sama-sama merayakan kemajuan kami. Semoga menjadi perbaikan kedepannya dan tambah semangat meraih mimpi kami menjadi petani kota.


Hingga akhirnya saya bisa mengekspresikan perasaan dan suasana hati sekaligus kerinduan akan seni dalam gambar ini.




Layaknya kupu-kupu di atas, saya warnai dengan warna kesukaan, ungu. Saat ini saya sedang melakukan apa yang saya sukai, merajut mimpi menjadi petani kota agar bisa memakan makanan dari kebun sendiri sekaligus membuka lapangan pekerjaan kelak. Juga menjalani sebuah proyek keluarga yang saya harapkan bisa membantu self healing dan manajemen emosi serta waktu saya. Harapan saya kini semoga Allah memudahkan setiap langkah, mendukung niat baik, dan memberkahi mimpi kami. Allohumma aamiin

#jurnalke7
#tahapkupukupu
#bundacekatan
#buncek1
#institutibuprofesional
#terimakasihmentor
#terimakasihmentee

No comments:

Post a Comment