Bismillahirrohmaanirrohiim...
Minggu ini saya disadarkan sedang berada di tahap apa dalam passion yang saya tekuni. Sejak memutuskan menekuni proyek aquaponik keluarga saya tersadar bahwa saya masih dalam tahap passion for knowledge. Ciri-cirinya adalah saya begitu haus ilmu yang terkait aquaponik. Begitu mengetikkan kata kunci aquaponik pada mesin pencarian, mata saya begitu berbinar-binar tiap ada materi baru yang belum saya tahu. Apalagi saat menemukan gambar dan infografis yang menarik, langsung auto-download. Meskipun ke depan proyek ini akan kami kembangkan jadi bisnis keluarga namun karena baru memulai jadi kami masih dalam tahap dasar itu.
Saat membangun kolam dan instalasi aquaponik banyak trial and error yang kami alami. Meskipun sudah berbekal ilmu dari mentor dan ebook "Aquaponik Praktis"nya Trubus, tetap saja banyak hal baru yang kami sadari saat praktek. Alhamdulillah saya juga berkesempatan menjadi narasumber pada sesi sharing Rumah Belajar berkebun tentang Aquaponik yang saya rintis. Sehingga saya bisa menuliskan apa saja ilmu yang saya dapat dan error yang kami alami agar setidaknya catatan itu bisa menjadi panduan awal bagi teman-teman yang ingin memulai aquaponik.
Dari sini saya sadar di luar passion for knowledge saya juga memiliki passion for service akan ilmu aquaponik. Rasanya senang bisa berbagi dan berharap kesalahan saya tidak terulang pada orang lain. Maka sejak dulu juga saya terlintas ingin sekali menginisiasi sebuah workshop aquaponik buat para amatir seperti saya sehingga kami bisa belajar langsung dari ahlinya, mentor atau praktisi berpengalaman. Ketika menuliskannya dalam canvas passion, saya kembali mendapatkan ide bahwa workshop-nya tidak sekali jalan namun berkelanjutan. Peserta yang sudah masuk grup akan menjadi komunitas sharing mengenai aquaponik. Kalau perlu bisa membuat gimmick seperti tantangan menanam tomat aquaponik. Sehingga diharapkan komunitas ini akan terus berkelanjutan, belajar-praktek-berbagi-melayani.
InsyaAllah di level akhir barulah saya mulai merintis passion for business dimana dengan kecukupan ilmu dan pengalaman, saya akan mengembangkan proyek aquaponik keluarga menjadi skala bisnis sesuai timeline proyek saya: tahap uji coba bisnis dengan membangun instalasi di rumah orang tua Jakarta (deadline Desember 2021) dan tahap bisnis lanjutan membangun instalasi di tanah suami di Tasikmalaya (deadline Desember 2022). Namun demikian, insyaAllah tujuan utama kami bukan mencari keuntungan namun membuka lapangan pekerjaan yang sangat diperlukan banyak keluarga kami di luar sana, kalau bisa juga masyarakat sekitar. Mudah-mudahan Allah memudahkan niat baik kami. Allohumma aamiin...
Setelah sharing sama teman-teman cohousing alhamdulillah ide saya membuat workshop sejalan dengan ide teman-teman. InsyaAllah kami akan membuat Festival Berkebun Keluarga sebagai project passion. Semoga Allah mudahkan juga, aamiinn...
#HexagonCity

No comments:
Post a Comment