Setelah mendengarkan dongeng Ibu Peni saya lagi-lagi bersyukur. Alhamdulillah dapat mentor yang perhatian, aktif, dan sevisi. Kalau saya belum sempat menyapa, beliau yang menyapa duluan. Begitu juga sebaliknya. Berasa punya kakak mentor. Pernah saya merasa tidak pede apakah keputusan saya memilih tema berkebun ini akan masuk dengan mindmap. Belum sempat menyampaikan uneg-uneg ini, beliau malah menguatkan duluan. Memotivasi kalau insyaAllah saya masih sesuai jalur. Padahal saya sempat loh menimbang kalau harus ganti mentor agar masuk tema utama mindmap. Alhamdulillah urung. Mungkin karena sevisi dan sefrekuensi ini kadang pikiran kami nyambung, sering yang kami ceritakan juga nyambung. Kalau sudah sehati, kenapa harus pindah ke lain hati?
Minggu ini sebenarnya saya punya target pribadi menyelesaikan ebook Trubus Akuaponik, namun ternyata terlalu banyak kegiatan sehingga belum selesai juga. Padahal rencananya saya kan menyapa mentor untuk mendiskusikan isi bukunya. Saat lagi hectic begitu pagi-pagi mentor sudah menyapa. Pas banget lagi buka ebook di hape jadi sekalian ngobrol. Seperti biasa beliau menanyakan progress saya. Jujur saja saya baru menggali info tempat menjual bibit, pupuk, peralatan berkebun, juga bibit ikan. Saya coba menanyakan di grup rumbel berkebun Jakarta yang saya ikuti, namun teman yang rumahnya dekat saya tidak menyimpan nama dan kontak toko langganannya karena biasanya beli offline. Jadi saya diminta menunggu infonya jika ia sudah berkunjung lagi ke toko itu. Untuk pupuk, saya dapat info bapak saya untuk beli di trubus cimanggis jika dalam jumlah besar, jika eceran di toko yang jual bibit tanaman saja. Namun sayangnya saya belum sempet beli offline. Peralatan berkebun saya baru pesan online berupa sekop pacul lipat untuk militer agar bisa dibawa hiking juga. Sedangkan bibit ikan sampai saat ini belum ketemu kontak atau info apa pun.
Saya juga menyampaikan PR dari suami untuk membuat desain kebun, taman, dan kolam yang akan kami bangun. Sebab kami sudah bertemu dengan Mandor tukang bangunan yang merenov rumah ibu saya dengan hasil yang memuaskan. Mandor itu saya beri lihat konsep yang saya inginkan dan beliau menyanggupi. InsyaAllah selesai merenov rumah ibu saya beliau akan berkunjung ke rumah kami untuk survey, mengukur-ukur, dan memperkirakan biayanya. Kami harap biayanya sesuai budget, bila lebih kami harus nabung dulu. Semoga akhir tahun ini proyek pembangunan dan perintisan sudah bisa kami kerjakan.
Yang lebih membahagiakan lagi, tampaknya suami sudah satu frekuensi sampai-sampai beliau nyari-nyari desain akuaponik untuk tanah warisan di kampungnya. Saya bisa melihat binar dari wajahnya, bukan -Jadi target saya minggu ini adalah menyelesaikan ebook, memilih metode akuaponik, membuat desain kebun, taman, dan kolam, merencanakan biaya, dan mencari kontak yang diperlukan. Wah masih banyak PR saya, semoga jurnal minggu depan sudah ada progress yang lebih baik. Tetap semangat!
![]() |
| E-book yang sedang saya baca |
#jurnalke4
#tahapkupukupu
#bundacekatan
#buncek1
#institutibuprofesional

No comments:
Post a Comment