![]() |
| A Afnan ngambek catterpilar rambutannya diacak-acak Aisha :D |
CATTERPILLAR RAMBUTAN
Eyang membawa panen rambutan dari rumahnya. Kata eyang anak-anak suka sekali. Saat kami pulang kerja anak-anak menunjukkan rambutannya ke ummi-abi. Saat itu kami sedang berkumpul di kamar sambil beristirahat jadi a Afnan mendorong-dorong kardus hampir penuh rambutan ke kamar.
Yah namanya juga batita ya..tentu saja Aisha melihat ada mainan baru. Berhubung di usianya sedang tahap senang memasukkan dan mengeluarkan sesuatu tentu saja Aisha asyik mengeluarkan rambutannya dari dalam kardus. A Afnan tidak mau kalah, tetapi lebih rusuh. Ia lemparkan rambutan itu kemana-mana.
Ummi dan a Hamzah sudah mengingatkan a Afnan kalau itu bisa membuat rambutannya busuk/rusak. Tapi ia tidak peduli. A Afnan malah makin semangat lempar-lempar. Okelah berarti ummi harus kreatif.
"A Afnan, coba rambutannya dibikin ulat bulu. Kaya kemarin loh.." saran ummi. Ummi pun memberi contoh menyusun beberapa rambutan.
Spontan a Afnan tertarik dan berhenti melempar rambutan. Ia melanjutkan pola membuat ulat bulu. Tentu saja Aisha tidak mau kalah. Ia tidak mengerti aa-nya sedang membuat pola ulat bulu. Ia hanya tertarik dan mengambilnya. A Afnan pun teriak-teriak kesal pengen nangis. Ummi segera memangku Aisha, memberi pengertian kalau a Afnan sedang membuat ulat bulu. Setelah selesai mereka main lempar-lemparan lagi, hehe
Karena sudah waktunya tidur ummi meminta tolong a Afnan membereskan rambutan yang berserakan kemana-mana. Bahkan sampai keluar kamar, di ruang tengah. Abi juga sudah meminta tolong tapi a Afnan malah makin menjadi-jadi. Oke ummi keluarkan jurus kreatif lagi.
"A Afnan, coba nih bisa ga lempar rambutannya ke dalam kardus dari sana? Ayo siapa yang bisaa?" ummi menantang semuanya, utamanya a Afnan.
"Ayo nan, lempar kaya gini nih!" seru abi sambil melempar sebuah rambutan ke dalam kardus.
Yeiy! rambutannya masuk ke kardus. A Hamzah tidak mau kalah.
"Aa juga bisa nih!" katanya sambil melempar buah rambutan ke kardus.
"Yah.. ga masuk.." ujar ummi.
Afnan jadi tertarik, ia pun mencoba melemparnya dan tidak masuk. Karena penasaran ia terus mencoba bersama a Hamzah.
"Aa lemparnya dari sini a.." kata abi menunjukkan tempat sekitar 2 meter dari kardus.
Akhirnya semua rambutan yang berserakan berhasil masuk ke dalam kardus kembali dengan cara menyenangkan. Tanpa sadar semua membantu. Tidak perlu tegang dan marah-marah kalau orang tua bisa kreatif mengarahkan sesuatu dengan menyenangkan ^_^

No comments:
Post a Comment