Sunday, July 30, 2017

Portofolio Math Around Us Day #8

Matematika bukan hanya tentang angka dan hitungan namun juga ada hubungannya pada kelogisan berpikir dan pemecahan masalah [Materi Kelas Bunda Sayang]

Konsep inilah yang  mengilhami ummi membuat kegiatan yang memancing anak memcahkan masalah. Malam ini ummi sedikit kecewa karena a Hamzah sudah tidur saat ummi dan abi datang. Ini pastilah karena lagi-lagi a Hamzah tidak tidur siang. Kemarin-kemarin a Hamzah masih bisa bertahan sampai jam 9 malam, tapi malam ini habis Isya sudah tidur mungkin karena terlalu lelah bermain.

Ummi pun request ke kakung yang mengasuhnya supaya a Hamzah dibiasakan tidur siang. Kakung mengaku kesulitan menyuruh a Hamzah tidur siang. Maka ummi memberikan tips dengan mengkondisikan anak tidak bisa keluar rumah saat waktunya tidur siang. Jam 12 siang habis shalat zuhur gerbang dan pintu depan dikunci, lampu dimatikan, jendela dibuka agar tetap terang, lalu AC dinyalakan. Kakung bilang sudah pernah seperti itu tapi tetap tidak tidur-tidur. Ummi pun menceritakan pengalaman serupa dengan membiarkan anak-anak di dalam rumah terus sepanjang hari selama tidak tidur siang. Biasanya lama kelamaan anak kecapekan bermain di dalam rumah dan akhirnya tidur juga. Semoga minggu depan a Hamzah bisa mulai tidur siang.

Karena a Hamzah sudah tidur ummi pun hanya bermain dengan a Afnan dan Aisha. Kali ini ummi ingin mempraktekkan simulasi konsep pemecahan masalah. Ummi perhatikan Aisha sedang senang memasukkan sesuatu. Ummi ambil beberapa pensil warna dan ambil wadah toples yang agak besar dan toples permen fox yang lebih kecil. Aisha dengan mudah memasukkan pensil warna ke toples yang agak besar. Ummi tingkatkan levelnya ke toples fox, Aisha juga mudah memasukkannya. Ummi mencari-cari wadah yang ada lubangnya, pengennya saringan magic com tapi dicari-cari gak ketemu. Akhirnya ummi mencari botol atau tempat minum. Dapat lah satu botol yang diameter lubangnya skitar 2 cm. Apakah Aisha berhasil? Yeiy! Aisha berhasil melewati level lubang diameter 2 cm.

Aisha terlihat menikmati, berkali-kali botol yang terisi pensil warna ummi keluarkan isinya lalu diisi lagi sama Aisha. A Afnan tidak mau kalah. Ini level Aisha tapi ia pengen ikutan. Jadi ummi biarkan saja sementara ummi membuatkan simulasi untuk a Afnan.

Untuk a Afnan levelnya harus lebih tinggi. Kali ini ummi menyiapkan celengan kotak, dengan lubang berupa garis lebarnya 2 mm dan panjangnya 2 cm. Kemudian ummi menyiapkan aneka bentuk benda dari kardus. Ada lingkaran, kotak, persegi panjang, segitiga, bunga, daun, mobil, dan perahu. Ukurannya pun beraneka ragam. Setelah selesai ummi persilakan a Afnan memasukkan benda-benda tadi ke dalam celengan kotak. Ternyata a Afnan dengan mudah memasukkannya. Sepertinya ummi mesti meningkatkan levelnya nih. Kapan-kapan kita simulasi lagi ya ayang-ayangku ^_^

No comments:

Post a Comment