Hari ini a Hamzah tidur duluan. Tinggal A Afnan dan Aisha yang masih bertahan. Belum jam 10 si.. tapi ummi sudah ngantuk. Pengen tidur cepat karena masih recovery pasca radang tenggorokan.
Bosan main dengan mainannya, Afnan mulai mengambil buku. Ia meminta ummi mengambil dan membacakan buku dengan cover wajah bebek. Buku ini adalah salah satu bagian dari Seri Dunia Binatang dimana bukunya hanya terdiri dari maksimal 5 halaman, tebal halaman bukunya sekitar 1 cm karena terbuat dari gabus (busa). Buku ini biasa disebut buku busa, cocok untuk toddler karena halamannya tebal, ringan, dan empuk, tidak akan melukai, robek, ataupun hancur terkena cairan.
A Afnan suka buku ini karena gambarnya realis, mirip dengan aslinya. Dan cerita dalam buku ini sangat amat sederhana nyaris tiap 2 halaman hanya memiliki satu kalimat deskriptif saja. Maka ummi lah yang akan membawa suasana dalam buku ini menjadi nyata. Ummi akan mengeong, membebek, mengembik, dan berekspresi menirukan tokoh binatang yang ada di dalam buku ini. Satu buku untuk satu binatang jadi ummi akan puas mengekspresikannya, hehe
Kebetulan dalam buku bebek ini ada gambar bebek-bebek yang sedang berbaris. Ummi ingat a Afnan belum hapal benar hitungan sampai 10 di usia 3,5 tahun ini. Maka ummi berusaha keras melibatkannya berhitung di setiap kesempatan.
"Afnan, coba hitung ada berapa bebeknya?" tanya ummi menunjuk gambar rombongan bebek.
A Afnan mulai menunjuk bebeknya satu persatu, "Satu, dua,... empat, ima..." seloroh a Afnan.
"Tiga dulu a, satu, dua, tiga..." sergah ummi.
A Afnan langsung mengulangi hitungannya sambil menunjuk bebeknya satu persatu dari awal lagi.
"Satu, dua, tiga, empat, ima, enam...sembilan, sepuluh!"
hihihi rupanya ia tidak sabar menghitungnya. Bebeknya lebih dari 10 tapi karena baru belajar hitungan satu sampai sepuluh ia jadi kebingungan dan tidak sabar menyelesaikan hitungannya sampai yang terakhir (ia tahu) :D
Ayo kita ulangi lagi pelan-pelan ya a... ummi menyebutkan hitungannya sambil menunjuk bebeknya pelan-pelan.
"Sa-tuu... du-aa... ti-gaa.... "
"Empat-ima-apan-uluuh!" seru a Afnan.
Ah, sepertinya ia terlalu bersemangat. ^_^
No comments:
Post a Comment