Friday, December 1, 2017

Portofolio Grab Your Imagination #2


PETUALANGAN PUTERI AISHA

Awalnya ingin mengisahkan perahu nabi Nuh pada anak-anak tapi a Hamzah udah tidur duluan dan ummi gak sempet mencari buku referensi karena Aisha udah rewel, ngantuk, tapi belum bisa tidur. Akhirnya memanfaatkan sekeliling aja, properti yang ada dijadikan tokoh story telling kami semalam..

Ummi sedang rebahan di kasur, istirahat sekaligus memancing Aisha untuk tidur.  Biasanya kalau umminya rebahan dia akan ikutan dan lama-lama ketiduran. Tapi kali ini tidak. Sepertinya karena demam ringannya ia kesulitan merasa nyaman sehingga tidak kunjung pulas.

Saat ummi rebahan Aisha malah naik ke perut ummi, ngajak main kuda-kudaan. Yasudahlah mumpung Aisha lagi di atas perut ummi, saatnya berimajinasi dengan tema dongeng malam ini: Perahu.


"Wah...ini ada putri Aisha lagi naik perahu," ummi mengawali cerita sambil memeluk Aisha yang masih duduk di perut ummi lalu menggerakkan "perahu" meliuk-liuk seolah sedang bergerak mengikuti arus sungai.


"Hyuung...hyuungg..."

Aisha ketawa-tawa senang.

"Putri Aisha mau kemana ini? Ayo..jalan terus..." kali ini ummi bangkit dari rebahan dan masih memeluk Aisha dari belakang memandu badannya seolah sedang mengemudi perahu.

Tiba-tiba ada a Afnan mengganggu. Ia sedang ngambek tidak diberi susu dan melampiaskannya ke Aisha.

"Waduh, awaass ada ikan jahat putri Aisha..."

Saya memandu Aisha mengemudi "perahu" menjauhi a Afnan. A Afnan makin marah, ia mulai menendang-nendang sambil tiduran. Posisi kami masih di kasur saat itu.

"Ikannya jahat putri..ayo kita lawaan..."

Saya mengarahkan Aisha untuk menangkis dan "menyerang" balik. A Afnan makin brutal tendangannya, saya takut menyakiti Aisha dan mulai menjauhkannya dari kami.

"Perahunya rusak putri, ayo kita beneriinn.."

Saya mengambil palu mainan Aisha dan memukul-mukulnya ke sekeliling Aisha seolah sedang memperbaiki perahu. Aisha ketawa-tawa dan mencoba mengambil palu dari tangan saya. Saya berikan palunya dan memandunya memukul-mukul sekeliling seperti tadi.

Tiba-tiba a Afnan datang mengganggu lagi.

"Awas...ada ikan jahat lagii...ayo kabuur..."

Saya memandu Aisha menjauhi a Afnan tapi Afnan malah mulai memukul dengan tangannya. Ummi pun pasang wajah datar, "Ummi ga mau bicara sama Afnan kalau Afnan begini."

"Ayo puteri Aisha sebentar lagi kita mendarat...kita udah mau sampai..."

Saya melanjutkan kembali dongeng putri Aisha. Tapi tampaknya ia mulai bosan, jadi saya mencari-cari properti untuk dijadikan tokoh baru dalam cerita. Saya melihat ada mobil-mobilan di lantai.

"Lihat, putri Aisha kita sudah mau sampai parkiran. Ada mobil di sana," ujar saya. Gak nyambung si..tapi sambung-sambungin aja. Ceritanya abis mendarat putri Aisha mau pergi naik mobil.

"Akhirnya kita mendaraatt...alhamdulillah...." petualangan pun berakhir. Tapi putri Aisha belum mau tidur juga.





No comments:

Post a Comment