2 Maret 2017
Muhammad Hamzah Yusuf
Target : Membereskan mainan sendiri
Malam hari sebelum tidur, seperti biasa ummi menginstruksikan anak-anak untuk merapikan mainan yang berserakan di ruang tengah karena akan digelar kasur untuk anak-anak tidur. Biasanya semua mainan dikumpulkan dalam satu plastik lalu diletakkan diatas lemari tempat berkumpulnya aneka mainan. Anak-anak sudah terbiasa merapikan mainannya sendiri tapi cuma a Hamzah yang bisa menaruh mainannya ke atas lemari dengan menaiki kursi plastik. Namun karena kali ini mainannya banyak yang dimasukkan ke dalam plastik, plastiknya jadi terasa lebih berat dari biasanya dan a Hamzah merasa tidak sanggup.
"Ummi..tolongin...," rajuknya.
"Coba dulu a.." sahut ummi.
"Gak bisa...," kata a Hamzah mulai ngambek.
"Coba dulu.. aa pasti bisa. Afnan.. semangatin aa nan, semangat aa..!"
"Angaat aa.." seru Afnan. Abi pun tak kalah menyemangati a Hamzah. Akhirnya a Hamzah berusaha mencobanya.
"Ukh...uh..."
Hup.
Berhasil!
"Tuh kan.. aa bisa.. horeee aa hebaat.."
Kami semua bertepuk tangan.
Kadang saat seorang anak merasa depresi, ia mungkin hanya butuh dukungan untuk membangkitkan kekuatannya
No comments:
Post a Comment