Tidaklah laki-laki itu (sama) seperti perempuan (QS Ali-Imran:36)
Mendidik anak laki-laki adalah menjaga fitrahnya:
1. Menjaga sifat dasarnya, Al Qowwam (sifat kepemimpinan)
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita." (QS. An Nisaa’ : 34)
a. Qiwwam (makanan yang membuat manusia tegak berdiri)
Lelaki yang mempunyai sifat Qiwwam seperti makanan yang memberikan dampak di sekitarnya yang bengkok jadi lurus yang lemah jadi kuat. Wanita yang mempunyai suami bersifat Qowwan ia mempunyai motivasi tinggi untuk berprestasi. Jika gelisah suaminya yang mengatakan "Kamu Bisa"
Rasullah memiliki sifat Al Qowwan dibuktikan dari istri-istrinya yang potensinya terkembangkan dengan baik setelah menikah dengan Rasulullah.
Aisyah menjadi salah satu guru dari ulama Fiqih. Zainab menjadi duta sosial, Ummul Massakin, ibunya orang-orang miskin. Hafsah menjadi ahli ibadah dengan gelar Asshawamah Al Qowwamah, orang yang rajin Shiyam rajin Qiyyam. Maemunah keahliannya menulis, beberapa wahyu Allah ditulis Maemunah.
Seorang laki-laki yang Qowwam di manapun berada mempuanyai jiwa untuk membentuk orang lain
b. Qawwam (Adil dan seimbang)
Lelaki yang mempunyai sifat Qawwam, dapat menempatkan sesuatu sesuai dengan haknya (adil), tidak dipengaruhi emosi, logika lebih dominan, berani dan cepat dalam mengambil keputusan, berani memimpin
c. Al Qoyyim (memimpin/tuan)
Saat seorang laki-laki lahir dia sudah membawa fitrah Qowwam ini, namun tergantung bagaimana orang tuanya menjaganya.
Jika anak terlalu dibuat banyak merasakan zona nyaman oleh orang tuanya lama-lama dia mengalami stroke jiwa. Saat orang tuanya tidak ada dia tidak bisa hidup.
Dalam Islam memberi proporsi yang tepat dengan memberikan kata jangan secara tegas di dalam beberapa ayat Al Qur'an. Kata "jangan" sebagai peringatan namun harus didahului pemberian motivasi agar anak tidak tertekan dengan terlalu banyak pelarangan/aturan. Ciri anak tertekan : gerakannya minimalis, ekspresinya minimalis tidak bisa tertawa lepas, dan matanya tidak berani menatap orang lain. Jika terlalu banyak kata jangan anak melihat hidup ini terlalu banyak
“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia
seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi
peringatan..." (QS. Saba’: 28)
Rangkuman Kajian Parenting Tuntunan Islam Dalam Mendidik Anak Laki-laki by Ust. Bendri Jaisyurrahman
No comments:
Post a Comment