Bismillahirrohmaanirrohiim
Minggu ini saya berpasangan dengan mba Evita dari IP Lamongan. Ternyata beliau pernah menjadi member IP Jakarta sebelum hijrah ke Lamongan mengikuti suaminya. Beliau juga satu cohousing dengan salah satu member tim saya saat kelas Bunda Produktif. What a circle.
Membaca jurnal mba Evita yang cukup singkat, saya langsung penasaran dengan jurnal-jurnal sebelumnya. Karena jurnal keempat ini tidak menyebutkan nama proyek/problem statement team sehingga saya harus menebak-nebak dari template SMART dan milestone-nya.
Membaca isi template metode SMART, entah karena perbedaan persepsi atau bagaimana, tim mba Evita tidak membuat target dengan cukup spesifik. Mirip dengan tim saya di awal diskusi dulu. Namun setelah membaca beberapa kali saya menyimpulkan bahwa hingga akhir Kelas Bunsal target timnya hanya satu kali penerbitan cardgame dan karya baru yang tidak dijelaskan bentuknya apa. Sepertinya proyek ini pure kelanjutan dari produk kelas Bunda Produktif yang bersifat komersil jika dilihat dari perencanaan bisnis pada milestone. Salah satu keuntungannya adalah proyek ini telah memiliki sumber daya dan jaringan sehingga tinggal melanjutkan. Lagi-lagi saya hanya bisa menebak, mungkin problem statement team adalah Reborn of the Kifaga Cardgame Rasa Kita dengan konsep baru dan karya baru yang lebih fresh dan menarik.
Hal yang menarik dari perangkat pendukung tim mba Evita adalah exit procedure, sebenarnya saya menerapkan ini di kantor. Jika ingin cuti harus menyelesaikan tugas terlebih dahulu, dan mencari pengganti. Atau saat menjadi pengurus IP Jakarta dulu, jika ingin berhenti mesti mengkader pengganti agar bisa menggantikan nanti. Tapi saya lupa mengusulkannya menjadi exit procedure di tim saya. Alhamdulillah mendapatkan inspirasi dari tim mba Evita.



No comments:
Post a Comment