MEMBANGUN TIM
Tantangan minggu ini adalah membangun tim yang anggotanya memiliki permasalahan yang sama sehingga dapat mencari solusi bersama. Sayangnya seminggu setelah materi, saya asyik mencintai masalah saya yg lama-lama justru membuat saya ragu apakah memang masalah ini yang ingin saya selesaikan dan bisa bermanfaat untuk banyak orang, bagaimana jika tidak ada yang minat bergabung, bagaimana nanti proyek ke depannya. Saya sibuk memikirkan semua itu hingga minder dan bingung bagaimana membuat template kampanye saya. Akhirnya saya memutuskan membuat user persona terlebih dulu.
Hingga kemarin akhirnya saya mengintip jurnal teman-teman untuk mencari inspirasi dan muncullah semangat saya untuk membuat video kampanye sesuai story board berikut.
Sayangnya saya baru sempat mempublikasikannya pagi ini dan hingga detik ini tidak ada yang minat bergabung dalam tim. Padahal awalnya saya yakin banyak working mom yang memiliki permasalahan yang sama dengan saya. Tapi mengapa tidak ada yang minat, apakah karena proyek saya terlalu sulit, apa mereka masih bingung maksud proyek ini atau bahkan mungkin mereka ragu karena seakan hanya menyelesaikan masalah saya saja. Saya tidak tahu pasti, karena teman yang cukup dekat pun no komen. Apakah mungkin saya terlalu blak-blakan mengajaknya, entahlah... rasanya sungguh menyedihkan, hehe
Lalu bagaimana kelanjutan proyek ini? Karena ini memang baru sehari dan saya hanya posting di sosmed tanpa mention siapa pun, saya rasa mungkin juga karena kurang pendekatan. Apalagi sosmed saya kurang aktif sehingga mungkin tidak muncul di feed target market saya. Jadi saya akan terus mencoba mencari tim minggu ini sambil bersiap untuk tantangan ketiga.
Apakah saya tidak mengerjakan apa-apa dalam dua minggu ini? Sesungguhnya justru saya sudah mulai membuka jalan untuk memudahkan pengerjaan proyek ini. Saya sudah bertanya ke grup-grup pendidikan anak tentang member working mom yang kira-kira berminat mengikuti proyek ini. Saya juga meminta tolong admin untuk share video kampanye saya. Saya bahkan meminta rekomendasi narasumber yang kira-kira bisa membantu tim belajar mengenai kurikulum pendidikan anak.
Sebelum kelas Bunsal ini sebenarnya saya sudah berinisiatif mengadakan proyek serupa sebagai wujud sociopreneur. Sebelumnya saya memang sudah mengerjakan proyek sociopreneur grup home education yang memanggil para ahli parenting untuk kulwap/kulzoom mengenai tema parenting/pendidikan anak yang dibutuhkan banyak orang tua. Di antara para ahli itu, alm Ust Harry Santosa, Kiki Barkiah, Ust Aad, Psikolog Zulaehah Hidayati, dan masih banyak lagi. Beberapa event saya kerjakan sendiri sebagai program sociopreneur yang insyaAllah menjadi amal jariyah narsum sehingga narsum sekelas alm Ust Harry dan teh Kiki tidak perlu dibayar. Beberapa event saya kerjakan bersama tim suatu penerbit buku yang hingga saat ini masih berjalan meski saya sudah keluar dari tim karena kesibukan saya.
Untuk proyek ini saya juga sudah merencanakan akan mengundang ust Harry namun qaddarallah Allah telah memanggil beliau duluan. InsyaAllah proyek terdahulu menjadi amal jariyah beliau, aamiin
Karena itu saya belum mendapatkan pengganti narsum. Namun saya mencoba mengikuti kelas praktisi montessori yang beliau juga membuka kelas membuat kurikulum pendidikan anak. Saya berniat insyaAllah akan mengundang beliau sebagai narsum, namun tergantung keputusan tim saya juga nanti jika saya berhasil membuat tim.
Ya, semua itu mimpi saya pada proyek kali ini. Mungkin saya tidak mendapatkan badge menyelesaikan tantangan minggu ini, namun saya masih ingin berusaha mencari tim di minggu feedback ini. Saya berencana melakukan kampanye lebih luas lagi dan pendekatan lebih intens dengan teman-teman yang potensial sambil mencari para ahli yang kira-kira bisa membantu proyek ini.
Di antara peran yang saya butuhkan antara lain:
1. Tim materi kurikulum kegiatan pra sekolah (penyusun TOR dan pencari+LO narsum)
2. Tim materi pra akil baligh (penyusun TOR dan pencari+LO narsum)
3. Tim materi manajemen waktu untuk working mom (penyusun TOR dan pencari+LO narsum)
4. Tim materi strategi a home educator team for working parents (penyusun TOR dan pencari+LO narsum)
5. Bendahara
6. Content creator iklan
7. Marketing
8. Desain grafis (flyer)
Setidaknya saya membutuhkan 12 atau minimal 8 anggota tim selain saya sebagai leader. Namun jika plan A ini tidak berhasil, saya harus mengubah bentuk proyek menjadi lebih feasible misalnya langsung bekerja sama dengan narsum untuk menyusun panduan keempat materi dan dijadikan modul atau bahkan buku yang akan dipublikasikan (plan B). Banyak sekali ide-ide bermunculan namun jika plan A dan B tidak juga menemukan titik terang mungkin memang saya harus melakukan dalam scope yang lebih kecil yakni keluarga saya dahulu (plan C).
#membanguntimyangsolid



No comments:
Post a Comment